BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Sanggau Berbudaya - ECPv6.15.11//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Sanggau Berbudaya
X-ORIGINAL-URL:https://sanggauberbudaya.id
X-WR-CALDESC:Events for Sanggau Berbudaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20240101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250920
DTEND;VALUE=DATE:20250921
DTSTAMP:20260512T091035
CREATED:20250919T135310Z
LAST-MODIFIED:20251003T082401Z
UID:8977-1758326400-1758412799@sanggauberbudaya.id
SUMMARY:Mandi Daun Sabang
DESCRIPTION:Kabupaten Sanggau kembali menyemarakkan tradisi budaya lewat penyelenggaraan Festival Mandi Daun Sabang Ke-IX\, yang digelar pada 20–22 September 2025 di Kecamatan Sekayam. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Budaya Sekayam dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau. \nMakna dan Fungsi Ritual\nRitual Mandi Daun Sabang lebih dari sekadar upacara adat yang merupakan warisan spiritual masyarakat Sekayam. Prosesi ini biasanya dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar dalam kalender Hijriah. Keyakinan masyarakat menyebut bahwa momentum tersebut rawan terhadap musibah\, sehingga ritual ini berfungsi sebagai tolak bala\, sarana doa bersama dan permohonan perlindungan dari Tuhan. \nRitual juga menjadi medium penyucian diri: daun sabang terbaik dipilih\, lalu diasapi dengan kulit gaharu\, diberi rajah atau wafaq menggunakan minyak gaharu\, kemudian direndam dalam air. Air rendaman inilah yang dipakai peserta dalam prosesi mandi bersama. Setelah itu\, ritual dilanjutkan dengan doa\, dzikir\, dan silaturahmi — membangun suasana kebersamaan dan refleksi spiritual. \nTransformasi ke Festival Budaya\nSeiring waktu\, tradisi ini berkembang menjadi sebuah festival budaya yang lebih komprehensif. Selain ritual sakral\, festival menyertakan hiburan seni dan budaya untuk menyemarakkan acara dan menarik perhatian generasi muda. Festival Mandi Daun Sabang menjadi sarana edukasi budaya dan sarana pelestarian nilai-nilai lokal agar tak tenggelam oleh arus modernitas. \nTema yang diangkat dalam penyelenggaraan tahun ini  “Dengan Kegiatan Ritual Mandi Daun Sabang Kita Jaga Kearifan Lokal Sebagai Bangsa Berbudaya”  mempertegas bahwa tradisi jangan hanya disimpan dalam museum atau catatan sejarah\, melainkan dijadikan bagian aktif dalam identitas kolektif masyarakat. \nFestival ini menjadi wujud konkret bahwa masyarakat Sanggau bisa menjaga tradisi leluhurnya\, sekaligus memaknainya ulang agar relevan di masa kini. \nCreated by Tim Kebudayaan  
URL:https://sanggauberbudaya.id/event/mandi-daun-sabang/
LOCATION:Kecamatan Sekayam
CATEGORIES:Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://sanggauberbudaya.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-02-at-19.33.29-1.jpeg
END:VEVENT
END:VCALENDAR